"Seporsi mie ayam sebelum mati adalah sebuah novel karya Brian Khrisna yang menyuguhkan cerita perjalanan hidup seorang Ale, pria berusia 37 tahun berbadan besar, berkulit gelap dan memiliki masalah dengan bau badan yang mengalami depresi akibat perlakuan buruk yang Ia dapatkan dari teman, lingkungan bahkan keluarganya sendiri. Ale merasakan kesepian, selalu dibuly, dan tidak punya teman untuk …
Mendengar kata "ekonomi", mungkin banyak orang yang mikir itu sesuatu yang jauh dari keseharian, ribet, penuh angka dan grafik, dan cukup diurus sama para ekonom pintar yang sering muncul di TV atau duduk di kursi menteri. Kita, orang biasa? Gak perlu lah ngurusin ekonomi. Padahal, setiap keputusan kita, dari milih baju sampai milih karier, adalah ekonomi. AC = TC Q Ekonomi bukan hanya so…
Tan Malaka melihat kemajuan umat manusia harus melalui tiga tahap: Dari "logika mistika" lewat "filsafat" ke "ilmu pengetahuan" (sains). Dan selama bangsa Indonesia masih terkungkung oleh "logika mistika" itu, tak mungkin ia menjadi bangsa yang merdeka dan maju. Madilog merupakan jalan keluar dari "logika mistika" dan imbauan seorang nasionalis sejati buat bangsanya untuk keluar dari keterbelak…
Edisi September ini kami hadirkan tema “Aksara Nusantara”, sebagai upaya menapak tilas perjalanan panjang keberaksaraan yang menjadi fondasi peradaban bangsa. Aksara bukan sekadar tanda baca atau susunan huruf, melainkan jejak sejarah, identitas, sekaligus memori kolektif yang terus hidup hingga hari ini.
Bulan Mei selalu menghadirkan semangat tentang kerja, perjuangan, dan martabat manusia. Di balik denyut pembangunan, ada tangan-tangan buruh yang bekerja tanpa lelah mempertahankan kemerdekaan dan memperjuangkan kesejahteraan rakyat. Untuk itu, edisi kali ini mengangkat tema “Buruh” untuk mengajak pembaca melihat kembali sejarah, dinamika, dan wajah kemanusiaan para pekerja dari berbagai su…
Lingkungan bukan sekadar ruang tempat kita hidup, tetapi juga penyangga keberlangsungan kehidupan itu sendiri. Hutan yang lestari, sungai yang bersih, udara yang sehat, dan keanekaragaman hayati yang terjaga merupakan warisan berharga yang menentukan kualitas hidup generasi hari ini maupun masa depan. Menjaga lingkungan pada hakikatnya adalah menjaga kehidupan.
Kami ucapkan terima kasih kepada saudara-saudara yang selama ini berjuang memajukan literasi. Jika dahulu pahlawan berjuang dengan senjata, maka kini pahlawan literasi berjuang dengan buku, pena, dan kata. Mereka mungkin tak mengenakan seragam, tetapi karya dan dedikasinya mengubah kehidupan banyak orang.
Puisi menjadi sarana bagi insan untuk menyuarakan rasa, gagasan, dan pengalaman hidup. Dari lembaran kertas hingga layar gawai, dari tradisi lisan hingga platform digital, puisi terus hidup dan menemukan pembacanya. Melalui Buletin Lembaran edisi April 2026, kami mengajak pembaca menyusuri perjalanan puisi dari berbagai sudut pandang. Pembahasan dimulai dari Puisi Dalam Surat Kabar yang merekam…
Bulan Ramadan adalah waktu yang sarat makna. Ia hadir membawa kesempatan untuk memperlambat langkah sejenak, menata kembali niat, sekaligus memperkaya diri dengan pengetahuan dan pengalaman batin. Dalam suasana yang penuh keberkahan ini, Buletin Lembaran edisi Februari 2026 mengajak pembaca menyusuri Ramadan dari berbagai sudut pandang—tradisi, sejarah, literasi, hingga refleksi kehidupan.
Awal tahun kerap kita sambut dengan harapan: resolusi baru, langkah baru, dan semangat bahwa hari esok bisa lebih baik. Namun, Januari juga mengingatkan kita pada kenyataan yang tak jarang hadir tanpa aba-aba—alam yang bergolak, tanah yang bergeser, air yang meluap, dan langit yang runtuh dalam ingatan kolektif manusia. Bencana alam, dalam sejarah maupun masa kini, selalu meninggalkan jejak y…